Perbaikan Alat Elektronik

Kenapa harus dilakukan perawatan pada peralatan elektronik?

Pada dasarnya penggunaan alat elektronik bergantung perawatan dan pemakaian. Jika pemakaian berlebihan tanpa adanya perawatan, hasilnya alat-alat elektronik rusak, sedangkan alat yang jarang digunakan sekalipun dan tak pernah dirawat tetap mengalami kerusakan.

Contoh Penggunaan pada alat elektronik agar tak lekas rusak
  1. Seusai menggunakan peralatan elektronik yang terhubung dengan aliran listrik, silakan cabut stopcontact, agar lebih aman.
  2. Alat-alat elektronik wajib kamu rawat, khususnya kebersihan alat dengan cara dilap.
  3. Penggunaan alat elektronik sebaiknya dijauhkan dari air agar lebih aman dan terawat. Hal berbahaya jika pada alat elektronik, di bagian kabel yang terbuka terkena air, sebab air merupakan penghantar arus listrik.
  4. Alat elektronik jangan diletakan di Microwave, di atas kulkas, ataupun di alat elektronik lainnya karena suhu yang panas akan memengaruhi suhu kedua alat elektronik.
Yang Wajib Diperhatkan!

Penggunaan stabilizer bertegangan listrik AC yang disalurkan ke rumah, atau melalui diesel yang tak bisa stabil seratus persen. Meskipun demikian, jika arusnya sejumlah 220 volt, sebenarnya sekadar dirata-rata. Bisa saja jumlah volt kurang dari 220 volt, dan bisa saja naik lebih dari 220 volt. Arus listrik yang tidak stabil macam ini dapat mempercepat kerusakan alat elektronik sebab komponen di dalamnya terdapat batasan toleransi tegangan yang dipersilakan. Maka, salah satu cara terbaik adalah menggunakan peralatan elektronik khusus untuk mengamankan tegangan yang naik-turun agar perangkat elektronik stabil. Walaupun ada beberapa perangkat elektronik yang sudah dilengkapi AC Matic, stabilisator atau stabilizer bisa kamu gunakan seperlunya saja.

Sering kali perangkat elektronik yang kamu beli (baru dan bukan second) dilengkapi buku panduan pemakaian. Nah, langkah ini sangat perlu kamu perhatikan sebab pemakaian yang melebihi kapasitas bisa mempercepatkerusakan alat elektronik. Sebagai contoh, pada lemari es, jangan kamu isi atau simpan dengan bahan-bahan yang bentuknya terlalu padat karena bisa menghambat sirkulasi udara. Begitu juga dengan perangkat gawai atau smartphone. Sewaktu gawai sedang di-charger, harap matikan atau tidak digunakan untuk mengantisipasi pemanasan perangkat yang bisa mempercepat kerusakan gawai.

Hampir semua perangkat elektronik jika digunakan akan menghasilkan panas. Nah, sebagai langkah meminimalisir, silakan meletakkan alat elektronik di ruang yang memiliki sirkulasi udara yang baik agar panas yang dihasilkan bisa didinginkan oleh udara di sekitar perangkat elektronik tersebut. Oh iya, kamu jangan sampai meletakkan perangkat elektronik di tempat yang memiliki temperatur tinggi, serta di tempat yang lembap. Jika terlanjur menempatkan perangkat elektronik di dua tempat (temperatur tinggi dan lembap), silakan dipindah karena bisa saja alat elektronik korosi: udara lembap mengandung air.

Stop contact perlu diperhatikan sebab alat ini berfungsi untuk menghubungkan arus listrik utama ke peralatan elektronik. Kedua bidang yang terhubung jangan sampai longgar atau kurang rapat karena listrik yang masuk ke perangkat elektronik tidak stabil.

Kami Melayani Berbagai Jenis Perbaikan Alat Elektronik
Service Mesin Cuci
service-mesin-cuci
Service Refrigerator(Kulkas)
Service Kulkas Refrigerator
Service Pompa Air
Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi kami di :

Bahari Service AC

Jl. Delima III Kav No. 2b RT 012 RW 03 Rambutan Ciracas Jakarta Timur

Kontak Kami :

WA : 082110206292

Email : bahariserviceac@gmail.com

admin@bahariserviceac.com

Hubungi Kami